Panduan Lengkap Merawat Kuku: Tanda Kesehatan, Tips Perawatan, dan Hal yang Perlu Dihindari
Perhatikan kuku Anda dengan saksama. Apakah kuku Anda terlihat kuat dan sehat? Atau apakah Anda melihat tonjolan, lekukan, atau perubahan warna atau bentuk? Perawatan kuku dapat membantu mencegah banyak kondisi kuku. Dan terkadang kuku memberikan petunjuk tentang kondisi kesehatan mendasar yang memerlukan perawatan.
Kuku:
Apa yang khas, apa yang tidak
Kuku tumbuh dari area di pangkal kuku di bawah kutikula. Kuku terbuat dari lapisan protein yang disebut keratin. Kuku yang sehat halus. Kuku tidak berlubang atau beralur. Warnanya sama dan tidak berbintik.
Terkadang kuku jari tangan memiliki tonjolan yang tidak berbahaya yang naik turun, disebut tonjolan vertikal, dari kutikula https://perfectnailsal.com/ hingga ujung kuku. Tonjolan vertikal cenderung lebih terlihat seiring bertambahnya usia. Kuku jari tangan juga dapat membentuk garis atau bintik putih akibat cedera. Seiring waktu, tonjolan ini akan tumbuh bersama kuku.
Konsultasikan dengan dokter perawatan kesehatan primer atau dokter kulit Anda jika Anda memerhatikan:
Perubahan warna, seperti perubahan warna pada seluruh kuku atau adanya garis gelap di bawah kuku.
Perubahan bentuk kuku, seperti kuku melengkung.
Kuku yang menjadi lebih tipis atau lebih tebal.
Penyok pada kuku yang tampak seperti tusukan kecil, disebut lubang, atau alur pada kuku.
Kuku yang terlepas dari kulit di sekitarnya.
Pendarahan di sekitar kuku.
Pembengkakan atau nyeri di sekitar kuku.
Kuku tidak dapat tumbuh.
Perawatan kuku: Apa yang harus dilakukan
Untuk menjaga kuku Anda tetap terlihat terbaik:
Jagalah agar kuku tetap kering dan bersih. Ini mencegah kuman tumbuh di bawah kuku. Kontak berulang atau lama dengan air dapat membuat kuku terbelah. Kenakan sarung tangan karet berlapis katun saat mencuci piring, membersihkan, atau menggunakan bahan kimia keras.
Jaga kebersihan kuku dengan baik. Gunakan gunting kuku atau pemotong kuku yang tajam untuk memotong kuku Anda. Potong kuku secara lurus. Lalu bulatkan ujungnya dengan lengkungan yang halus.
Gunakan pelembap. Saat Anda menggunakan losion tangan, gosokkan juga losion tersebut ke kuku dan kutikula.
Oleskan lapisan pelindung. Mengoleskan pengeras kuku dapat membantu memperkuat kuku.
Tanyakan kepada dokter Anda tentang biotin. Beberapa penelitian menunjukkan bahwa suplemen gizi biotin dapat membantu memperkuat kuku yang lemah atau rapuh.
Perawatan kuku: Hal yang tidak boleh dilakukan
Untuk mencegah kerusakan kuku, jangan:
Menggigit kuku atau mengutak-atik kutikula. Kebiasaan ini dapat merusak dasar kuku. Bahkan luka kecil di dekat kuku dapat memungkinkan kuman masuk dan menyebabkan infeksi.
Cabut bintil kuku. Anda mungkin akan merobek jaringan hidup bersama bintil kuku. Sebaliknya, potong bintil kuku dengan hati-hati.
Gunakan produk perawatan kuku yang keras. Batasi penggunaan penghapus cat kuku. Saat menggunakan penghapus cat kuku, pilih yang tidak mengandung aseton.
Abaikan masalah. Jika Anda memiliki masalah kuku yang tampaknya tidak kunjung hilang dengan sendirinya atau terkait dengan gejala lain, hubungi dokter perawatan primer atau dokter kulit Anda.
Catatan tentang manikur dan pedikur
Jika Anda mengandalkan manikur atau pedikur untuk kuku yang tampak sehat, ingatlah beberapa hal berikut. Kunjungi salon yang memiliki izin praktik dari negara bagian. Lakukan perawatan hanya dengan teknisi yang juga memiliki izin dari dewan negara bagian.
Jangan biarkan kutikula Anda terkelupas. Kutikula tersebut menutup kulit dengan lempeng kuku. Jadi, pengelupasan dapat menyebabkan infeksi kuku. Pastikan juga peralatan yang digunakan teknisi kuku Anda steril untuk mencegah penyebaran infeksi. Pastikan Anda tidak alergi terhadap bahan apa pun dalam produk yang digunakan salon.
Anda mungkin juga bertanya bagaimana cara membersihkan bak kaki. Idealnya, salon menggunakan disinfektan di antara klien dan membersihkan filter secara berkala.