Langkah‑langkah Praktis Tutorial Smokey Eyes ala Joey’s Glossies”


Tampil glamor dengan riasan mata yang memukau seperti smokey eyes memang menjadi favorit banyak wanita, karena gaya ini menonjolkan mata dengan cara yang dramatis namun tetap elegan. Melalui tutorial ini, kita akan memakai inspirasi dari gaya riasan yang ditawarkan oleh situs Joey’s Glossies joeysglossies.com untuk menghasilkan look smokey eyes yang bisa diterapkan dalam berbagai kesempatan—mulai dari malam hari hingga acara spesial.


1. Persiapan dan Alat yang Dibutuhkan

Sebelum mulai, pastikan Anda memiliki beberapa alat dan produk penting agar hasilnya maksimal:

  • Primer mata agar riasan tahan lama dan warna lebih intens.
  • Eyeshadow dengan kombinasi warna: skema gelap seperti hitam atau antrasit, warna medium seperti abu‑abu/tembaga, dan warna highlight terang seperti champagne atau nude.
  • Eyeliner (cair atau gel) warna hitam atau cokelat gelap untuk garis mata bagian atas dan bawah.
  • Maskara volumizing untuk membuat bulu mata tampak lebih penuh.
  • Kuas eyeshadow: satu kuas datar untuk mengaplikasikan warna dasar, satu kuas blending untuk melebur gradasi warna, dan satu kuas kecil untuk detail/tepi.
  • (Opsional) False lashes untuk efek lebih dramatis.
  • Bersihkan area mata dan aplikasikan primer untuk menciptakan kanvas yang halus.

Mengapa persiapan ini penting? Karena riasan smokey eyes cenderung menggunakan warna gelap dan intens, tanpa persiapan yang tepat bisa menimbulkan riasan yang terlihat “kotor” atau cepat “bled” (tertimpa, luntur). Dengan dasar yang bagus dan alat yang tepat, hasil akhir akan jauh lebih profesional.


2. Langkah‑Pertama: Aplikasikan Warna Dasar

Setelah primer sudah meresap, mulailah dengan aplikasikan warna dasar di seluruh kelopak mata. Pilih warna netral terang (misalnya nude atau lembut champagne) untuk menutup seluruh area kelopak dan sedikit di bawah alis sebagai highlight. Hal ini membantu menciptakan transisi halus nanti ketika warna gelap dimasukkan.

Kemudian, dengan kuas datar, aplikasikan warna medium (misalnya abu‑abu tembaga atau cokelat muda) di area kelopak mata hingga lipatan mata. Ini akan menjadi warna transisi yang akan membantu melebur ke warna gelap. Tekankan bahwa pengaplikasian harus merata agar tidak ada bagian yang terlalu membedakan secara abrupt.


3. Langkah‑Kedua: Bangun Intensitas dengan Warna Gelap

Inilah inti dari smokey eyes: memilih warna gelap dan “mem-burn” (menggelapkan) sisi luar mata (outer corner) dan lipatan mata (crease). Dengan kuas blending, ambil warna gelap seperti hitam atau antrasit. Aplikasikan di bagian luar kelopak mata (sekitar sepertiga dari sisi luar) dan di lipatan mata, sambil perlahan‑lahan blend ke dalam agar tidak ada garis tajam.

Pastikan untuk tetap ringkas dan rapih: jangan terlalu meluber ke seluruh kelopak secara mendadak. Tujuan utamanya adalah menciptakan efek “smoke” atau kabut warna gelap yang secara bertahap memudar ke arah warna medium sebelumnya. Teknik “layering” ini penting agar riasan tidak terlihat berat berlebihan dan tetap elegan—seperti referensi dari gaya smokey yang biasa ditampilkan di Joey’s Glossies.


4. Langkah‑Ketiga: Garis Mata dan Bawah Mata

Setelah area kelopak selesai, lanjutkan ke langkah menggambar garis mata (eyeliner). Gunakan eyeliner hitam (atau cokelat gelap jika ingin lebih lembut) untuk menggambar garis tipis di sepanjang bulu mata atas. Sedikit ke arah objek luar mata, Anda bisa mempertahankan titik akhir sedikit naik agar mata terlihat terbuka.

Untuk bagian bawah mata (lower lash line), ambil kuas kecil dengan warna gelap yang sama dan usapkan dengan lembut dari sisi luar ke tengah. Hindari mengisi seluruh bawah mata dengan warna hitam solid—ini bisa membuat mata terlihat berat atau “terbebani”. Anda juga bisa menambahkan sedikit warna medium di bagian bawah mata yang lebih dekat ke dalam agar transisinya tetap halus.


5. Langkah‑Keempat: Highlight dan Maskara

Untuk memberi efek “terang” agar mata tidak tenggelam dalam warna gelap, aplikasikan warna highlight (champagne atau nude terang) di bagian dalam sudut mata (inner corner) dan tepat di bawah alis (brow bone). Ini membantu mata terlihat lebih terbuka dan bersinar.

Kemudian, aplikasikan maskara dengan cukup lapisan untuk menambah volume bulu mata. Jika ingin hasil yang lebih glamour seperti yang sering muncul di Joey’s Glossies, Anda bisa menambahkan bulu mata palsu (false lashes) yang natural tapi meningkatkan efek smokey tanpa berlebihan.


6. Finishing dan Tips Tambahan

Setelah semua langkah utama selesai, lakukan beberapa pengecekan:

  • Blend ulang tepi dan lipatan mata agar transisi warna gelap ke terang tampak mulus.
  • Periksa bila ada fallout (runtuhan eyeshadow gelap di area pipi) — bersihkan dengan kuas lembut atau sapuan micellar water dengan cotton bud.
  • Bila riasan mata sudah sangat gelap, pastikan bagian wajah lainnya lebih “calm”: gunakan foundation yang pas, blush‑on yang lembut, dan lipstik atau lip gloss yang tidak terlalu mencolok agar mata tetap menjadi pusat perhatian.

Tips tambahan:

  • Jika Anda memiliki mata kecil atau hooded lids (kelopak mata turun), aplikasikan warna gelap sedikit lebih ke arah atas agar lipatan mata terdefinisi.
  • Untuk hasil yang lebih tahan lama di iklim tropis seperti di Phnom Penh, pilih eyeshadow dan eyeliner yang waterproof atau tahan lembap.
  • Jangan takut bereksperimen dengan warna gelap selain hitam, seperti biru tua, ungu keabuan atau tembaga gelap — semua bisa memberi twist menarik pada smokey eyes klasik.

Dengan mengikuti tutorial langkah‑demi‑langkah ini, Anda bisa menciptakan riasan mata smokey eyes yang elegan dan cocok untuk malam hari, acara pesta atau bahkan sesi foto glamor. Gaya yang ditampilkan oleh Joey’s Glossies sangat menginspirasi: riasan yang bold namun tetap punya sentuhan rapi dan profesional.